Bomb Da Town 3 – Bandung

A Hip Hop Gathering
Rap Gigs, DJ Showcase, Breakdance Combat, Live Graffiti, Local Hip Hop Media Summit, Hiphopheads Networking

Bomb Da Town merupakan acara periodikal yang digagas oleh Dripsndrops, meski acara perdana diadakan di Yogyakarta tahun 2014. Pada acara ketiga kalinya ini, Bomb Da Town diinisiasi oleh Dripsndrops yang bekerjasama dengan Uprock83, dua brand lokal Bandung yang memiliki passion yang sama pada core-business mereka: hip hop.

Event ini dirancang untuk membangun jembatan komunikasi antar komunitas yang selama ini telah hadir dan saling berjejaring selama ini di antara beberapa kota, terutama Jakarta, Bandung, Yogyakarta dan Surabaya. Sekaligus membuka kemungkinan komunikasi dan irisan dengan komunitas lain di berbagai kota lainnya; Represent, Hellhouse, Impartairial, Def Bloc, Westwew dan Pasukan.

Bomb Da Town secara spesifik merupakan event hip hop. Merayakan elemen- elemen kultur tersebut yang geliatnya sudah mentradisi paling tidak di empat kota tadi. DJ, MC, Graffiti dan Breakdance.

Dalam satu hari, acara-acara dirancang untuk merepresentasikan elemen- elemen tersebut, terutama event ke-3 kalinya ini yang diselenggarakan di Spasial, Jl. Gudang Selatan Bandung dari mulai pukul 13.00 siang hingga pukul 10.00 malam.

Dari mulai Graffiti Live Painting yang kali ini mengundang satu crew lokal, Burn Flower. Lalu Beatmaking Workshop dari Jay Dawn dari Eyefeelsix dan juga tergabung dalam kolektif Def Bloc, pemutaran film dokumenter dinamika komunitas hip hop Yogyakarta “It’s Wijilan” karya Alexander Sinaga yang dilanjutkan dengan bincang tentang film tersebut juga perihal mengaktivasi dan memberdayakan komunitas lokal. Diakhiri dengan gig, yang mengundang

beragam MC dari beragam crew dari beragam kota: Tuan13, Juta, SpydeeMatter, Impartairial, Wish, Voison, Rand Slam, Raben, Krowbar, Xaqhala, Eja, Mario Zwinkle, Bless The Mic, Regulars Kid, Flava Effect, Juggermouth, Eyefeelsix, Destino, Insthinc, Yacko, Sun D, Derz Da Menace, Sunny Chill x Tabib Qiu, Slippydoor, D.Coco dan Uncle Yama.

Acara ini diharapkan dapat menjadi media komunikasi dan tonggak bagi komunitas hip hop lokal untuk saling berbagi dan mengembangkan potensi kultur dan skena hip hop di Indonesia, sembari terus memperluas upaya berjejaring.


Related Posts

Leave a Reply to obmenQuees Cancel reply